Hukum Ruqyah, Cara, dan Bacaannya
Dalam Islam dikenal ‘RUQIYAH’, yaitu upaya untuk mengusir jin dan segala macam gangguannya dengan membacakan ayat-ayat Al-Quran Al-Kariem. Bagi jin yang mengganggu dan jahat, bacaan Al-Quran terutama pada ayat tertentu yang dibaca dengan baik dan benar oleh orang yang shalil dan bersih imannya, akan sangat ditakuti. Mereka akan merasakan panas yang membakar dan pergi.
Karena itu bila orang yang mengerti tentang jin itu benar-benar menggunakan Ruqyah seperti yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW secara benar, maka memang seharusnya dilakukan.
Tetapi bila orang itu menggunakan cara-cara yang menyimpang, apalagi dengan melanggar syariat dan aqidah, tidak boleh dilakukan. Karena tujuan jin ketika mengganggu manusia tidak lain adalah untuk menyeret manusia kepada pelanggaran dan syirik kepada Allah.
Misalnya, bila orang itu bilang bahwa jin itu minta sesajen, minta kembang, atau dikorban- kan hewan sembelihan sebagai tumbal, itulah syirik yang sejati. Atau apapun yang secara syariah bertentang dengan hukum-hukum Allah.
Pada dasarnya bila dibacakan Ruqiyah, jin itu sangat takut dan tidak berani menawar-nawar dengan minta ini itu. Karena pembacaan ayat-ayat Al-quran itu membuatnya kesakitan yang sangat, sehingga dalam proses Ruqyah, tidak ada permintaan dari jin kecuali harus pergi dan berhenti dari menganggu manusia.
Karena itu pastikan bahwa orang yang anda minta bantuannya adalah seorang muslim yang shaleh, mengerti ajaran syariah dengan benar, kuat aqidahnya, benar ibadahnya, lurus fikrahnnya dan yang penting diperhatikan, dia hendaknya punya pengalaman sebelumnya dalam menghadapi jin, agar mengenal tipu daya dan trik-trik yang digunakan jin untuk berpura-pura pergi padahal tidak dan sebagainya.
Nabi SAW bersabda: ” Tidak apa-apa ruqyah itu selama tidak mengandung syirik” (HR Muslim).
Beliau SAW juga bersabda: “Barangsiapa menggantungkan sesuatu, maka dirinya akan diserahkan kepadanya” (HR Ahmad, Tirmidzi, Abu Dawud dan Al-Hakim).
Agar pelaksanaan ruqyah tersebut sesuai dengan sar’i perlu diperhatikan hal hal sebagai berikut:
- Bacaan rukyah berupa ayat-ayat Alqur‘an dan Hadits dari Rasulullah saw.
- Do‘a yang dibacakan jelas dan diketahui maknanya.
- Berkeyakinan bahwa ruqyah tidak berpengaruh dengan sendirinya, tetapi dengan takdir Allah SWT.
- Tidak isti‘anah dengan jin ( atau yang lainnya selain Allah).
- Tidak menggunakan benda-benda yang menimbulkan syubhat dan syirik.
- Cara pengobatan harus sesuai dengan nilai-nilai Syari‘ah.
- Orang yang melakukan terapi harus memiliki kebersihan aqidah, akhlak yang terpuji dan istiqomah dalam ibadah.
Ruqyah : Cara Dan Bacaannya
‘RUQIYAH’, dalam prakteknya adalah upaya untuk mengusir jin dan segala macam gangguannya dengan membacakan ayat-ayat Al-Quran Al-Kariem. Bagi jin yang meng- ganggu dan jahat, bacaan Al-Quran? Terutama pada ayat tertentu yang dibaca dengan baik dan benar oleh orang yang shalil dan bersih imannya, akan sangat ditakuti. Mereka akan merasakan panas yang membakar dan pergi.
Di antaranya yang paling sering digunakan adalah ayat kursi, beberapa penggalan ayat dalam surat Al-Baqarah (tiga ayat terakhir), Surat Ali Imron, Surat Yasin, Surat Al-Jin, surat Al-Falaq dan Surat An-Naas. Selain itu masih banyak ayat dan doa-doa lainnya yang diriwayatkan kepada kita untuk dibacakan kepada orang yang kesurupan.
Tetapi bila orang itu menggunakan cara-cara yang menyimpang, apalagi dengan melanggar syariat dan aqidah, tidak boleh dilakukan. Karena tujuan jin ketika mengganggu manusia tidak lain adalah untuk menyeret manusia kepada pelanggaran dan syirik kepada Allah.
Misalnya, bila orang itu bilang bahwa jin itu minta sesajen, minta kembang, atau dikorban- kan hewan sembelihan sebagai tumbal, itulah syirik yang sejati. Atau apapun yang secara syariah bertentang dengan hukum-hukum Allah.
Pada dasarnya bila dibacakan Ruqiyah, jin itu sangat takut dan tidak berani menawar-nawar dengan minta ini itu. Karena pembacaan ayat-ayat Al-quran itu membuatnya kesakitan yang sangat, sehingga dalam proses Ruqyah, tidak ada permintaan dari jin kecuali harus pergi dan berhenti dari menganggu manusia.
Ruqyah sendiri adalah salah satu cara dari banyak jalan untuk mengusir gangguan setan dan sihir. Abdul Khalik Al-Atthar dalam bukunya “Menolak dan membentengi diri dari sihir” menyebutkan bahwa untuk bisa terbebas dari pengaruh jahat itu, bisa dilakukan beberapa cara, antara lain:
1. Metode Istinthaq
Methode istinthaq adalah mengajak bicara setan yang ada di dalam tubuh orang yang terkena sihir. Dan menanyakan kepadanya tentang namanya, nama tukang sihir yang memanfaatkan jasanya, nama orang yang membebani tukang sihir untuk melakukan sihir, menanyakan tempat penyimpanan sihir serta barang-barang yang digunakan untuk menyihir. Meskipun demikian, kita dituntut untuk tetap waspada dan tidak mempercayai sepenuhnya akan apa yang diucapkan oleh setan yang ada di dalam tubuh pasien, sebab bisa jadi setan berbohong dengan tujuan untuk menimbulkan fitnah dan memecah belah hubungan baik diantara sesama manusia.
2. Metode Istilham
Melalui Istilham adalah memohon ilham dan petunjuk yang benar dari Allah swt) agar Ia berkenan memberikan isyarat lewat mimpi, sehingga sihir yang menimpa seseorang bisa terdeteksi dan kemudian dilenyapkan.
3. Metode Tahshin
Methode Tahsin adalah pembentengan, yaitu dengan membentengi dan melindungi korban sihir dengan menggunakan bacaan Al-Qur?an, zikir dan ibadah-ibadah tertentu.
Syaikh bin Baaz mengatakan bahwa cara yang paling efektif dalam mengobati pengaruh sihir adalah dengan mengerahkan kemampuan untuk mengetahui tempat sihir, misalnya di tanah, gunung dan lain-lain. Dan bisa diketahui lalu diambil, maka lenyaplah sihir itu.
Pengobatan sihir yang diharamkan adalah menyingkirkan sihir dengan sihir juga, ini sesuai dengan perkataan Rasul yang melarang keras seorang muslim pergi ke rumah dukun dan tukang sihir untuk meminta bantuan kepadanya.
Imam Ibnul Qayyim mengatakan bahwa mengeluarkan sihir dan memusnahkannya adalah pengobatan yang paling efektif, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Rasulullah saw bahwasanya beliau memohon kepada Allah untuk dapat melakukan hal itu. Allah memberi petunjuk kepada beliau, sehingga beliau pernah mengeluarkan sihir dari sebuah sumur.
4. Hijamah
Cara yang lainnya adalah dengan hijamah (berbekam) pada anggota tubuh yang terasa sakit akibat pengaruh sihir, karena sihir bisa berpengaruh pada tubuh, dan melemahkannya.
5. Obat-obatan
Pengobatan sihir dapat juga dilakukan dengan menggunakan obat-obatan yang mubah (dibolehkan) seperti dengan memberi kurma ?Ajwah kepada si penderita.
Diriwayatkan dari Amir bin Sa’ad dari bapaknya bahwasanya Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa setiap pagi hari memakan kurma ‘Ajwah maka tidak akan membahayakan dirinya baik racun maupun sihir pada hari itu hingga malam hari”. (HR. Bukhari)
Tentang keistimewaan kurma ini Imam Al-Khattabi berkata: Kurma ‘Ajwah memiliki hasiat dan manfaat yaitu bisa menjadi penangkal racun dan sihir karena berkat do’a Rasulullah saw terhadap kurma Madinah, dan bukan karena keistimewaan kurma itu sendiri.
6. Ruqyah
Cara yang lainnya yang dapat dilakukan untuk mengeluarkan sihir adalah dengan mem- bacakan ruqyah syar’iyyah (pengobatan melaui bacaan Al-Quran, zikir dan do’a).
Imam Ibnu Qayyim mengatakan: Diantara obat yang paling mujarab untuk melawan sihir akibat pengaruh jahat setan adalah dengan pengobatan syar’i yaitu dengan zikir, do?a dan bacaan-bacaan yang bersumber dari Al-Quran. Jiwa seseorang apabila dipenuhi dengan zikir, wirid dan mensucikan nama Allah niscaya akan terhalangi dari pengaruh sihir. Orang yang terkena sihir bisa sembuh dengan membaca ruqyah sendiri atau dari orang lain dengan ditiupkan pada dada atau tubuh yang sakit sambil membaca zikir dan do’a.
Berikut ini adalah bacaan-bacaan yang diyakini mampu menolak dan menghilangkan bahaya sihir, di antaranya:
- Surat Al-Fatihah.
- Surat Al-Baqarah, khususnya ayat-ayat 1-5, 254-257 dan 284-286.
- Surat Al-Imran khususnya ayat 1-9 dan 18-19
- Surat An-Nisa khususnya ayat 115-121
- Surat Al-A’raf khususnya ayat 54-55.
- Surat Al-Mu’minun khususnya ayat 115-118.
- Surat Yasin khususnya ayat 1-12.
- Surat As-Shaffat khususnya ayat 1-10.
- Surat Ghafir khususnya ayat 1-3, dan masih banyak lagi ayat-ayat lainnya.
Sedangkan doa-doa yang dianjurkan diantaranya:
اللهم رب الناس اذهب البأس اشف أنت الشافى لا شافي إلا أنت شفاء لا يغادر سقما.
Ya Allah, Rabb bagi semua manusia, hilangkanlah rasa sakit, berila kesembuhan, Engkau zat yang menyembuhkan tiada yang bisa menyembuhkan kecuali Engkau, kesembuhan yang tiada menimbulkan sakit sedikitpun.
بسم الله أرقيك من كل شيء يؤذيك ومن شر كل نفس أو عين حاسد الله يشفيك بسم الله أرقيك.
Dengan nama Allah aku meruqyahmu dari kejahatan setiap jiwa atau pandangan orang yang dengki, Allah yang memberi kesembuhan padamu, dengan nama Allah saya meruqyahmu.
أعيذك بكلمات الله التامة من شر ما خلق.
Saya mohon untuk kamu perlindungan kepada Allah dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan apa yang diciptakan.
Bin Baz mengatakan: Hendaklah seorang muslim meminta kesembuhan hanya kepada Allah dari segala kejahatan dan bencana, dengan membaca doa-doa berikut ini:
بسم الله الذي لا يضر مع اسمه شيء في الأرض ولا في السماء وهو السميع العليم.
Dengan menyebut nama Allah yang dengan keagungan nama-Nya itu menjadikan sesuatu tidak berbahaya baik yang ada di langit atau di bumi, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui? (Dibaca 3x pada pagi dan sore hari)
Dan dianjurkan pula untuk membaca Ayat Kursy ketika hendak tidur dan sehabis salat fardhu, disamping membaca surat Al-Falaq, Al-Nas dan Al-Ikhlash setiap selesai melakukan salat subuh dan salat maghrib serta menjelang tidur.
Seluruh cara di atas hanyalah sekedar do’a dan usaha, sumber kesembuhan hanyalah dari Allah semata, Dialah yang Maha mampu atas segala sesuatu dan di tangan-Nya segala obat dan penyakit, dan segala sesuatu bisa terjadi berdasarkan ketentuan dan takdir Allah swt.
Sabda Nabi SAW dan berdasarkan penjelasan ulama, maka pengobatan Ruqyah Syar‘iyah diperbolehkan dengan kriteria sbb:
- Bacaan rukyah berupa ayat-ayat Alqur‘an dan Hadits dari Rasulullah saw.
- Do‘a yang dibacakan jelas dan diketahui maknanya.
- Berkeyakinan bahwa ruqyah tidak berpengaruh dengan sendirinya, tetapi dengan takdir Allah SWT.
- Tidak isti‘anah dengan jin (atau yang lainnya selain Allah).
- Tidak menggunakan benda-benda yang menimbulkan syubhat dan syirik.
- Cara pengobatan harus sesuai dengan nilai-nilai Syari‘ah.
- Orang yang melakukan terapi harus memiliki kebersihan aqidah, akhlak yang terpuji dan istiqomah dalam ibadah.
Pada dasarnya membantu pengobatan dengan ruqyah adalah amal tathowu‘i sukarela) yang dibolehkan menerima hadiah dan bukan kasbul maisyah (mata pencaharian rutin). [dari berbagai sumber]
Juni 26, 2007 at 11:26 pm
nama saya tohir, cara untuk menghilang kan KESAMBET atau penyakit setan .. gimana cara.. mohon dijelaskn?
Juni 27, 2007 at 8:23 am
Penyakit setan yang mas Tohir maksud apakah sifat-sifat setan yang melekat pada diri kita ataukah karena sering diikuti oleh setan dalam hal ini roh jahat atau jin jahat? Kalau penyakit setan menurut saya adalah mengikuti sifat-sifatnya setan, cara sederhananya adalah menghindari segala perbuatan yang dilarang oleh Allah SWT, sedangkan kalau kita sering diikuti oleh roh jahat misalnya jin jahat atau roh-roh lainnya yang bisa merusak kita, cara sederhananya adalah banyak berdzikir kepada Allah terutama melaksanakan sholat dan sering-sering melantungkan ayat-ayat suci Alqur’an. Insya Allah kita dapat terhindar dari pengaruh-pengaruhnya. Mohon maaf mas Tohir, saya bukan ustadz, inilah jawaban saya, dan syukron telah berkuunjung pada blog saya ini.
Agustus 30, 2007 at 6:06 am
assalamualaikum wr.wb.
saat ini pikiran saya sedang galau. saya tidak tahu apa sebabnya. dokter bilang saya stres. setiap kali pikiran buruk datang saya langsung lemah dan badan saya menggigil. di kota saya ada rukyah. saya ingin dirukyah tapi saya takut kalau saya kesurupan. dan setiap kali saya membaca ayat sucu alquran badan saya juga menggigil dan seperti orang mau pingsan. menurut bapak apa yang terjadi pada saya. apakah saya harus di rukyah ? saya juga sebelumnya berobat dengan pak haji dan saya dimandikan dengan membaca ayat-ayat suci alquran dan dia bilang tidak ada papa-apa lagi dalam diri saya lalu saya diberi gelang benang warna hitam . bagaimana juga menurut bapak mengenai apa yang saya lakukan ini. terimakasih saya tunggu jawabannya. wassalam wr. wb
Agustus 30, 2007 at 10:14 am
Assalamu Alaikum … Akhi Arbay …
Kalau melihat gejala yang Akhi (saudaraku) Arbay rasakan, memang ada sedikit gangguan dalam batin.
Saran saya, coba Akhi Arbay mengingat-ingat apakah pernah bernadzar atau tidak. Kalau “YA” coba lunasi nadzarnya. Ataukah (mungkin) pernah melakukan hal-hal yang tanpa sengaja dilupakan begitu saja, misalnya rutinitas mendoakan keluarga yang telah meninggalkan terutama orang tua atau tidak pernah lagi berziarah dikuburan keluarga lalu mendoakannya.
Hal-hal di atas bisa saja terjadi pada Akhi Arbay. Dan mengenai ruqyah cobal dilakukan kepada ahlinya, tidak apa-apa koq bahkan dari situ bisa di dapatkan masalahnya.
Dan yang lebih utama adalah banyak berdzikir kepada Allah terutama istighfar.
Demikian menurut saya, cobalah dilakukan.
Wassalam
Agustus 31, 2007 at 3:18 pm
assalam mualaikum wr.wb.
terimakasih atas tanggapannya dan mudaha-mudahan bapak tidak bosan menanggapi setiap pertanyaan saya. karena saat ini sepertinya suami saya mulai jenuh melihat keadaan saya. mengenai nazar sudah saya laksanakan dan terus terang saya menangis saat bapak ingatkan saya, bahwa memang selama ini saya tidak pernah mengirim doa untuk almarhum bapak sy dan sudah hampir 4 thn saya tidak pernah berziarah kemakamnya karena tempat saya berlainan kota dgn keluarga. dan saat ini ada yang ingin saya tanyakan, saya ini jarang sholat dan tidak pernah lagi membaca alquran setelah 13 tahun menikah. tapi setelah kejadian yg saya alami alhamdulillah saya tdk pernah meninggalkan sholat saya mulai mengaji dan membaca yasin setiap malam jumat. hanya saja akhir2 ini setiap saya mencoba sholat dengan khusu’ saya sering lupa apa yang mau saya baca dan sering lupa juga berapa rakaat yang sudah saya kerjakan. dan semakin saya mencoba untuk khusu’ perasaan saya seperti melayang2. kalau sudah seperti ini apa yang harus saya lakukan ? yg ke dua mengapa akhir2 ini pikiran saya ingin menyakiti anak saya plg kecil (2 thun)apakah ada hubungannya dgn nazar sy yg satu lagi blum saya bayar. dulu saya pernah berucap kalau dia baik2 aja setelah operasi
saya akan baca doa selamat, tapi itu blm saya bayar. itupun setelah bapak ingatkan baru ingat. apakah hukumnya dalam islam mengenai nazar in ? terimakasih dan saya tunggu tanggapannya. wassalam
September 1, 2007 at 11:13 am
Assalamu Alaikum Ukhti (saudariku) Arbay …
Insya Allah saya tidak pernah bosan menanggapi beberapa pertanyaan yang muncul dalam blog saya ini.
Mohon maaf sebelumnya, saya baru tahu kalau Ukhti Arbay seorang perempuan….
Saya menanggapi dulu tentang nazar. Beberapa literatur yang saya sudah baca adalah suatu pekerjaan yang nanti akan dilakukan jika telah melalui pekerjaan sebelumnya. Jadi semacam janji. Beberapa ulama menyatakan bahwa jika nazar telah diniatkan maka wajib hukumnya untuk dilaksanakan, sebab kalau tidak secara teori dia akan menangih terus lewat tanda-tanda yang mungkin terjadi dalam keluarga. Tetapi ada juga beberapa ulama melarang melakukan nazar sebab nanti tidak bisa terbayar. Umumnya bernazar puasa satu hari saja jika misalnya lulus dalam suatu ujian atau sebagainya.
Mengenai nazar dari anak ukhti Arbay memang harus dibayar, karena sudah berjanji (bernazar). Dan mengenai pikiran ukhti Arbay ingin selalu menyakiti anak, mudah-mudah hanya perasaan ukhti saja, dan semoga tidak terjadi untuk menyakiti. BERSABARLAH dan MOHON PETUNJUK KEPADA ALLAH SWT.
Mengenai ibadah shalat yang dilakukan oleh ukhti Arbay yang masih sering tidak khusu’, mungkin saja ada masalah yang terjadi pada diri ukhti Arbay sendiri atau masalah keluarga, sehingga itu terpikirkan ketika melaksanakan shalat.
Solusi yang paling baik adalah menenangkan dulu perasaan ukhti,kemudian berwudhu dengan sempurna, baca taawwudz (mohon perlindungan dari kejahatan syaitan), kemudian shalat, berdzikir dan terus berdoa. Dan mengenai kelupaan dalam shalat berupa jumlah rakaat dan sebagainya, silakan baca kembali buku-buku agama Ukhti (kalau ada) tentang shalat.
Ini saja dulu yang saya bisa berikan. Mudah-mudahan ukhti Arbay selalu dalam lindungan Allah SWT dan diberi petunjuk agar keluarga ukhti menjadi lebih baik lagi. Allahu Al’am.
Wassalamu Alaikum..
September 1, 2007 at 2:20 pm
Assalam mu’alaikum wr. wb.
alhamdulillah..saya berterima kasih dan bersyukur akhirnya saya punya tempat untuk bertanya dan berkelu-kesah. semoga website ini bermanfaat untuk semua orang dan apa yang bapak lakukan ini mendapat pahala dari ALLAH SWT. Amin.
dan yang pasti saya senang karena tidak perlu menunggu waktu terlalu lama untuk mendapatkan jawabannya.
kembali ke masalah rukyah, sudah satu minggu terakhir ini saya memikirkannya setelah saya konsultasi dgn ustazd yang ada dikota saya yang biasa merukyah orang. hanya keberanian dan dukungan dari keluarga yang belum saya dapatkan.menurut bapak haruskah saya dirukyah ? karena setelah mendengar cerita saya yang membuat saya gelisah, cemas dan ketakutan pak ustazd mengambil kesimpulan ada ‘ sesuatu’ dalam diri saya. apalagi ustazd mengatakan itu adalah jin yang menempel pada suami saya. sungguh saya ketakutan. tapi saya tidak berani cerita kepada suami karena dia adalah orang yang tidak percaya masalah itu. yang ingin saya tanyakan apakah manfaat dari rukyah itu ? apakah setelah dirukyah kita akan merasa tenang ? berapa kali kita harus dirukyah ? memang selama ini saya merasa ada yang ngga enak dirumah saya. anak saya yang berumur 2 thn kalau lewat diruang tamu pasti berlari seperti ketakutan dan kadang kalau melihat ke arah ruang tamu saat sore magrib menangis takut.
Akhirnya mohon maaf atas pertanyaan saya yang mungkin agak membosankan. sepertinya lebih banyk balasan saya yang ada disini, pak. bisakah dihilangkan pertanyaan saya yang no. 3 dan 5. terimakasih.mohon penjelasannya yang gambalng ya, pak. agar saya punya keberanian untuk dirukyah. wassalam
September 1, 2007 at 3:00 pm
Ukhti Arbay yang Insya Allah disembuhkan oleh Allah SWT ….
Masalah rukyah memang telah ada pada zaman Rasullah SAW. Rukyah di sini kalau mau diartikan secara gamblang dalam bahasa kita di Indonesia adalah jampi-jampi, tetapi jampi-jampi yang digunakan dengan menggunakan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan doa’doa yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW dan ulama-ulama yang terkenal.
Untuk masalah rukyah, coba lihat lagi artikel di atas. Artikel di atas adalah cara yang digunakan oleh para ustadz yang memang mampu untuk itu. Dan tidak apa-apa melakukan rukyah sambil kita bertanya kepada yang melakukan rukyah tersebut.
Kalau ukhti Arbay sudah ada ustadz yang bisa merukyah silakan datangi tentunya dengan izin suami (kalau boleh). Kalau memang masih ragu coba lakukan rukyah sendiri:
1. Usahakan dalam keadaan wudhu (baiknya dilakukan setelah shalat maghrib), dan sediakan Sediakan air dalam satu gelas putih penuh dan alasi dengan piring putih. Insya Allah ayat-ayat yang ukhti Arbay baca akan terserap ke dalam air putih tersebut.
2. Baca ayat-ayat tersebut di atas (lihat artikel di atas). Sebelum membaca silakan berdoa dulu, misalnya seperti ini:
Ya Allah, Tuhan Maha Penyembuh dan Maha Pelindung, hamba-Mu yang dhaif ini memohon berkahnya, karamahnya, keagungannya, kekuatannya, dan ruhnya ayat-ayat suci-Mu yang hamba lafadzkan dari lizan hamba ini, untuk menyembuhkan penyakit hamba baik lahir maupun batin dan sekaligus melindungi hamba dan keluarga dari segala macam kejahatan dari para mahkluk yang Engkau ciptakan. Lalu bacalah ayat-ayat tersebut.
3. Setelah semua selesai, ulangi membaca: Surah Al Ikhlas 3x, Al-Falaq 11 kali dan An-Naas 11, dan setiap membaca satu kali dari 3 surah ini tiupkan ke dalam air tadi.
4. Setelah selesai semuanya, sebelum meminum air tersebut yang telah ukhti Arbay bacakan surah dan doa, bacalah:
Bismillahirrahmanirrahiim 1 x
Sahadat 1 x
Shalawat 1 x
Lalu minumlah air itu.
5. Usahan sisakan sedikit, untuk dituangkan di atas tangan kanan sambil membaca basmalah, sahadat, shalawat dan teteskan ke mata anak ukhti Arbay. Insya Allah akan terhindar dari pandangan-pandangan makhluk gaib yang dilihatnya.
Ingat anak-anak balita mampu sebenarnya melihat makhluk-makhluk gaib cuman mereka belum bisa mengatasinya yang pada akhirnya hanya ketakutan yang dialami.
Cobalah lakukan saran saya ini. Insya Allah dengan niat suci dan keikhlasan ukhti Arbay, Allah SWT menolong kesembuhannya. Ingat selalu berdoa kepada Allah SWT sebab Dialah yang Maha Mengabulkan Doa.
Mohon maaf sebelumnya (kalau boleh) saya mau tau nama sebenarnya ukhti Arbay, nama suaminya dan anak-anaknya. Siapa tahu Allah memberi petunjuk saya bisa membantu dari jauh dengan izin Allah SWT.
Wassalamu Alaikum wr.wb.
September 2, 2007 at 7:33 am
sepertinya seru sekali membicarakan masalah ruqiah. saya ada membaca di salah satu situs bernuansa islami yang bunyinya seperti ini:
Nabi Muhammad SAW berkata tujuh puluh ribu orang dari umatku akan masuk surga tanpa dihisab ataupun dihukum. mereka adalah orang-orang yang tidak melakukan rukyah ataupun meminta rykyah dilakukan kepadanya, mereka tidak percaya tanda-tanda pada tanda-tanda baik, akan tetapi mereka bertawakal kepada ALLAH SWT.
lalu hadist lain menyebutkan bahwa Rasullullah S.A.W menganjurkan seseorang untuk melakukan rukyah.
mungkin bisa bapak jelaskan kepada saya mengenai hadist ini yang membuat saya bingung. wassalam
September 3, 2007 at 8:20 am
Ukhti Aisyah … yang Insya Allah dimuliakan oleh Allah SWT.
Tentang sabda Nabi SAW, yang ukhti Aisyah berikan, belum pernah saya baca.
Tetapi yang jelasnya, hadist-hadist tentang rukyah memang ada dan shahih (lihat artikel di atas).
Salah satu hadis shahih tentang ini adalah ketika ada beberapa sahabat mengatakan kepada Nabi SAWT bahwa dia telah melakukan ruqyah pada seseorang dan sembuh dengan menggunakan Al-Fatihah. Nabi bersabda dari mana engkau tahu bahwa al-fatihah bisa untuk ruqyah. Dan engkau telah betul (Hadist ini diriwayatkan oelh Bukhari dan Muslim, shahih) dan masih banyak lagi tentang ruqyah dari hadist-hadist Nabi SAW.
Ukhti Aisyah …. bahwa ruqyah itu kalau dibahasa indonesiakan adalah jampi-jampi, tetapi yang dimaksud adalah menjampi dengan menggunakan ayat-ayat suci alqur’an dan doa-doa.
Semoga bisa jelas dan tidak bingung lagi.
Wassalam
September 3, 2007 at 8:41 am
[...] Semuanya ini berlangsung selama 60 hari, jika dalam waktu itu penyakitnya bisa sembuh, maka yang demikian itu sudah cukup. Tetapi jika tidak sembuh juga, maka ruqyahlah sekali lagi, kemudian berikan arahan-arahan di atas untuk beberapa waktu yang menurut kita mencukupi dan sesuai kebutuhan. Lihat Pengobatan Ruqyag di Artikel ini [...]
September 3, 2007 at 3:42 pm
terima kasih atas jawaban bapk. saya membaca artikel tentang proses sihir pembawa penyakit. sepertinya tetangga saya mengalami hal yang begitu. kenanya pas magrib, tiba-tiba peraswaannya hilang dan dia gemetar ketakutan sampai kaki tangannya dingin seperti abis memegang es. seperti ada yang ingin menarik napasnya. setiap kejadian itu terulang dia di bawa ke rumah sakit hanya untuk di oksigen setelah tiu pulang. cek up hasilnya bagus, lalu ke saraf di EEG hasilnya juga normal, ke jantung juga bagus, lalu ke psikolog dan disarankan untuk tidak berpikiran yang negatif. katanya dia kena psikomatik (?) hanya diberi obat tidur dan vitamin. lalu dia berobat alternatif dan katanya kena angin lalu orang. kata yg mengobati juga sudah tidak ada apa2 lagi ditubuhnya. sekarang ini sudah agak mendingan, hanya kadang dia merasa takut yg berlebihan, kakinya sering lemas, dan pada hari tertentu dia merasa napas mengambang di tenggorokan. kalau sdh begitu badannya lemah. pikirannya juga buntu. sering tidak tahu apa yg mau di lakukan. menurut bapak tetangga saya kenapa ? apakah perlu di rukyah ? Saya kasihan melihatnya. wassalam
September 3, 2007 at 4:07 pm
Ukhti Aisyah ….
Kalau menurut saya … tetangga ukhti Aisyah terkena guna-guna dari seseorang. Dan memang perlu untuk diruqyah untuk menghilangkan guna-guna tersebut. Mudah-mudahan disekitar rumah tempat tinggal ukhti Aisyah ada ustadz yang bisa melakukan ruqyah untuk menyembuhkan tetangga ukhti Aisyah.
Semoga lekas sembuh.
Wassalam
September 3, 2007 at 5:24 pm
Setuju dengan tulisan Anda …
Dari Pengalaman Pribadi selama melakukan Pemindahan / Pengusiran Jin …
Ayat2 Al Qur’an bukan dipakai untuk gagah2an mengusir Jin apalagi untuk Kesaktian …
Tugas kita adalah mempelajari dan mengamalkan Al Qur’an, mumpung kita masih diberi umur dan nikmat sehat oleh Allah swt
Dengan mengamalkan Al Qur’an dan Hadist, Insya Allah Bangsa Indonesia akan jadi bangsa besar …
Info Lain Klik aja http://www.yularso.com
September 4, 2007 at 9:02 am
Sukron atas tanggapannya saudaraku Yularso, semoga kita semua diberi kekuatan untuk memahami AlQuran untuk kehidupan kita yang lebih baik lagi.
Wassalam
September 10, 2007 at 8:01 am
setelah saya membuka website satu persatu akhirnya saya menemukan website bapak yang bisa untuk bertanya.
Bapak Suryadie, beberapa bln belakangan ini sy merasa tertekan sekali dgn pikiran sy sendiri. sperti ada yang mengendalikannya, dari bangun tidur sampai mau tidur malam selalu saja pikiran yang sama ada di otak saya. saya coba bw berzikir, baca buku, jalan2 tetap saja pikiran itu menghantui saya, sy smp ngomong ke suami sy ngga sanggup lagi kalau berpikir begini terus, seperti dikendalikan.
semuanya berawal dari mimpi buruk yang sy alami 2 kali berturut2. saya bermimpi napas saya tertahan di tenggorokan seperti tercekik lalu sy gelagapan dan terbangun. menakutkan sekali, pak. lalu beberapa hari kemudian, saat magrib saat sy lagi nonton tv tiba2 perasaan sy hilang napas sy sperti ditarik. sejak itu setiap magrib sy selalu ketakutan, menangis, badan gemetar kadang saya melihat seperti ada asap dalam rumah saya. dan itu berulang kali terjadi. bahkan sya tdk bs makan nasi hampir satu bulan begitu jg dgn tidur. dan sy berobat ke orang pintar (bu haji).sekarang keadaan sy agak lumayan, fisik mulai kuat, hanya pikiran sy yang membuat sy tertekan. sy selalu berpikir matiii terus pak, kadang saat sendiri saya merasa ada yang mau mengambil saya. lalu sy ketakutan dan badan sy lemas sekali. kadang badan sy gemetar sendiri. pikiran itulah yg selalu menghantui sy, pak. sebenarnya saya merasa beruntung jg, pak kalau ini adalah suatu berkah sy diingatkan akan mati, tp kalau berlebihan seperti ini sy tertekan sekali. pikiran sy seperti dikendalikan. kadang sy jg masih seperti orang bingung. sy ini sebenarnya kenapa ya, pak ? dan harus bagaimana ?
satu lagi,pak. dulu sy seringkali bermimpi ditiduri sm suami. suami jg pernah bermimpi yg sama. tp katanya itu hanya bunga tdr. sy sering melihat bayangan berkelebat dalam rmah sy, pernah suami sy plg kerja sore dan sy bukakan pintu, lalu sy lihat dia masuk dan pintu sy kunci lg. tak lama kemudian pintu digedor ternyata suami sy br mau msk rmh. lalu sy tny td yg msk siapa ? ktnya hny perasaan sy sj. pernah jg saat sy tdr tb2 sy merasa ada yg membuka pintu kamar dan keluar dr kamar, lalu sy tengok tp tdk ada siapa2.
beberapa hr yg lalu sy menemukan dua benda yang dibungkus skain htm. satu berisi tulisan arab gundul dan satu lagi berisi kapas tp sdh dibakar suami. benarkah cr membuangnya seperti itu ?
tlg tanggapannya ya, pak. yng pertama dan kedua. terimakasih.
September 10, 2007 at 8:45 am
Ukhti Ratna … yang Insya Allah disembuhkan oleh Allah SWT
1. Coba ukhti Ratna lakukan cara seperti pada komentar yang ke 8 (delapan) dalam kolom komentar ini. Insya Allah… Allah SWT menolong ukhti dengan kuasa-Nya.
2. Kalau memang benda itu ada, cara yang dilakukan oleh suami ukhti Ratna sudah benar cuman jangan sampai lupa untuk membaca basmalah dan shalawat ketika akan membakarnya dan berdoa kepada Allah SWT untuk terhindar dari segala macam bahaya yang memudharatkan. Cara yang lain adalah membuangnya ke laut.
Setelah selesai semua … usahakanlah sebelum mau tidur ukhti Ratna dan suami sering-seringlah membaca Surah Alfatihah 1x, Al-Ikhlas 3x, Al Falaq 11x, dan An-Naas 3x kemudian tiupkan ke tangan dan sapu ke seluruh badan. Insya Allah dengan yakin dan percaya kepada Allah ukhti Ratna dan keluarga selalau dalam lindungan-Nya.
Wassalam
September 10, 2007 at 2:03 pm
Assalamu alaikum,
alhamdulillah senang sekali menemukan website ini. mudah-mudahan saya bisa dibantu.
Saya sudah lebih dari 3 tahun ini berjuang melawan sihir yang sepertinya bertujuan untuk menjauhkan dan membuat saya benci seseorang, tetapi efeknya merembet ke hal-hal lain juga.
Saya sudah berusaha dengan terapi ruqyah mandiri, dengan obat habbatus sauda, madu dan, daun bidara, saya juga pernah beberapa kali diruqyah di sebuah pusat ruqyah syariah dengan diantar teman saya.
Keadaan saya naik turun, usaha saya juga naik turun, tetapi saya merasa belum sembuh benar. Pernah selama beberapa bulan saya merasa tidak ada gangguan, alhamdulillah, saya pikir sudah sembuh, lalu saya melakukan kesalahan (membaca novel) langsung keadaan saya memburuk lagi.
Saat itu saya merasa serangan sangat keras, saya ‘dipaksa’ untuk berulang-ulang mengatakan ’saya mau mati’. Naudhu billah. Alhamdulillah Allah masih menyelamatkan saya.
Saya tertarik dengan kutipan syaikh Bin Baaz rahimahullah dan Syaikh Ibnul Qoyyim rahimahullah.
“Syaikh bin Baaz mengatakan bahwa cara yang paling efektif dalam mengobati pengaruh sihir adalah dengan mengerahkan kemampuan untuk mengetahui tempat sihir, misalnya di tanah, gunung dan lain-lain. Dan bisa diketahui lalu diambil, maka lenyaplah sihir itu.”
“Imam Ibnul Qayyim mengatakan bahwa mengeluarkan sihir dan memusnahkannya adalah pengobatan yang paling efektif, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Rasulullah saw bahwasanya beliau memohon kepada Allah untuk dapat melakukan hal itu. Allah memberi petunjuk kepada beliau, sehingga beliau pernah mengeluarkan sihir dari sebuah sumur.”
Saya pikir kalau sumber sihir yang menyerang saya belum dimusnahkan, mungkin keadaan akan terus berulang. Tetapi bagaimana cara untuk memusnahkannya sedangkan sumbernya tidak diketahui? Saya sudah berdoa, tetapi mungkin doa saya lemah sehingga belum ada petunjuk soal sumbernya ini. Wallahu alam. Tolong beri saya saran. Wa jazakallah khairan
Wassalamu alaikum
September 10, 2007 at 3:56 pm
Ukhti Ning … yang Insya Allah disembuhkan oleh Allah SWT.
Coba lihat komentar ke 8 (delapan) dalam artikel ini. Semoga bisa membantu.
Jika Allah SWT menghendaki, ukhti Ning dapat diberitahu oleh-Nya, berdoalah terus-menerus, Insya Allah doanya akan dikabulkan oleh Allah SWT.
Satu tambahan, semoga bermanfaat … sebelum tidur ukhti Ning dalam keadaan wudhu, lalu membaca Surah Al-Kahfi ayat 107 sampai 110, setelah itu berdoa dengan tulus kepada-Nya. Insya Allah ukhti Ning akan diberikan petunjuk.
Wassalam
September 11, 2007 at 9:19 pm
Ukhti arbay……. saya nasihat ukhti, jangan berobat dengan ustaz ukhti… tukar ustaz lain.. ini karena ada unsur-unsur bid’ah atau syirik dalam cara obatnya iaitu tangkal (benang hitam). Majoritas “ustaz-’ustaz” di Indonesia ngga bener dalam ruqyahnya. Hendaklah dicari yang bener-bener lurus cara obatnya (ngga ada syirik)
September 12, 2007 at 7:10 am
Semoga Ukhti Arbay bisa membaca tanggapan dari Saudara dengan nickname Percaya.
Wassalam
September 19, 2007 at 10:20 am
Assalamualaikum, saya punya keluhan. setelah ayah saya meninggal dunia. akhir-akhir ini saya merasakan ada sesuatu yang aneh pada diri saya. kadang-kadang setiap saya bernafas ada yang menusuk-nusuk di dalam tubuh saya. saya tersiksa dengan perasaan ini. apakah saya perlu di ruqyah, pak? lalu apa yang harus saya lakukan, apakah itu ada gangguan jin atau sihir? terima kasih pak wassalam
September 19, 2007 at 10:22 am
asalamualaikum pak cepat balas ni
September 20, 2007 at 11:36 am
Ukhti Lisna ….
Melihat keluhannya … coba ukhti Lisna menanyakan kepada keluarga, apakah sebelum ayahnya meninggal dunia, ayahnya itu mempunyai nadzar atau tidak, punya puasa atau tidak yang belum di qadha, atau punya utang-piutang yang belum terbayarkan.
Jika memang benar ada, walinya atau anaknya harus menggantikannya. Agar selesai perkara ini, sehingga ukhti Lisna dan keluarga dapat terbebas dari segala permasalahan.
Jadi itu dulu untuk sementara.
Wassalam
September 24, 2007 at 9:06 am
ass alkm…
hari ini sy membaca artikel bpk…berhubung adik saya sakit keras…sebelumx..dia baru habis operasi usus buntu smpi pencucian usus juga,,dan setelah 2 bulan…di terkena penyakit sarampa….namun..udah diobat…nggak juga sembuh…dan ada beberapa orang yg mengobatix..katax..itu..ronda api…ada ganguan dr orang lain..hari pertama dia sakit dia bermimpi melihat dirinya dibungkus kain kafan, hari kedua dia bermimpi melihat kepalax diikat kain putih..hendak mau dibungkus,dan hari ketiga dia bermimpi melihat namax..diatas batu nisan…yg ingin sy tanyakan apa makna dr mimpix…dan.bagaimana cara mengobatix..karena dia selalu merasa kepanasan…dan sering berteriak2..terima kasih…mohon bantuanx.
Wklm..Slm wr.wb
September 24, 2007 at 9:15 am
ass alkm pak…
sy bisa di bantu
wassalam
September 27, 2007 at 1:09 pm
Ukhti Miranti …
Kalau melihat gejala yang disebutkan bisa saja disebabkan oleh makhluk lain (ghaib)dan bisa saja akibat panas/deman yang dialami tinggi itu bisa menyebabkan mengigau apa saja.
Untuk itu saran saya… coba lakukanlah ruqiyah dan cari udztadz untuk itu.
Dan lihat juga KOMENTAR NOMOR 8 dalam kolom artikel ini.. Semoga bisa membantu.
Wassalam
Oktober 1, 2007 at 12:52 pm
Assalamualaikum wr wb …
boleh tanya dimana ada tempat Ruqiah yang baik dan sesuai syariat USLAm ….??? mohon bantuannya sekiranya ada info .
terimakasih
Oktober 2, 2007 at 9:11 am
Assalamualaikum wr wb …
saya mempunyai masalah dimana adik saya setelah menikah mempunyai sifat yang bertolak belakang dengan sebelum menikah. dan pandangannya sering kosong ketika suami mempunyai masalah dengan seorang perempuan kita menemukan semacam huruf arab yang digabung dengan huruf honocoroko.yang menjadi pertannyaan saya apakah sifat adik saya tersebut dikarenakan oleh hal hal negatif yang dibuat oleh suaminya ( guna-guna ), terus gimana cara menghilangkannya.karena kalau dia tdk segera disadarkan sebelum terlambat dia telah menjadi anak durhaka.sedangkan sekarang adik saya dibawa lari suaminya dan kita tidak tahu dimana alamatnya.mohon dengan sangat penjelasan dan bantuannya.
Oktober 2, 2007 at 2:38 pm
Ukhti Neny SW …
Sepertinya memang ada gangguan yang disebabkan oleh makhluk lain. Cobalah terapi sederhana ini seperti yang terdapat pada kolom KOMENTAR 8. Semoga membantu …
Wassalam
Februari 13, 2008 at 12:17 pm
Permisi
Saya bukan penganut agama Islam, saya banyak zikir dan wirid.
Saya pernah diberitahu orang kalo iman kita gak kuat akan menjadi gila benarkah itu?
Kalo kita tidak melaksanakan sholat apakah zikir dan wirid kita itu bisa diterima dan dijabah sama Allah SWT?
Terima kasih atas bantuannya
Salam
Maret 10, 2008 at 8:52 pm
ada webblog yang khusus membahas terapi ruqyah juga membahas kesesatan ilmu kesaktian di
http://ruqyah-online.blogspot.com
Maret 29, 2008 at 7:03 pm
Assalamualaikum pak,
Saya mau bertanya mengenai pelet. Ibu saya dipelet oleh seorang laki2, pejabat/dosen di salah satu universitas negeri ternama di Jateng. Dr dl ketika ibu msh gadis, kt nenek saya, org tsb memang sdh suka dgn ibu saya, pdhl laki2 itu sdh beristri. Krn ibu saya dibawah pelet, mereka skrg srg jumpa diam2, alias selingkuh, pak. Kejadian ini sdh berlangsung 1,5 thn.
Saya dan kakak berusaha utk menghilangkan pelet itu, melalui “org pintar” namun sdh setahun ini blm berhasil jg. Alasannya pelet dr org tsb sangat kuat. Saya dan kakak sdh keluar bnyk uang utk ini, kami mahasiswa dan blm berpenghasilan tetap.
Kakak lalu memutuskan berganti ustadz 1 bln lalu utk melawan pelet tsb, ustadz tsb janjikan akan slese 8 bln lg. Saya tdk tahu hrs percaya ato tdk.
Kami tdk bs bilang ke ayah krn kami takut akan perceraian. Meskipun ayah sbnrnya sdh curiga ibu selingkuh. Kami saat ini msh pura2 tdk tahu ttg ini didepan ibu, krn takut ibu malu n kabur dr rumah.
Apa yg bs saya lakukan pak utk membuat masalah ini cepat slese? Apa ada doa2 tertentu yg hrs saya baca utk ibu saya? Saya ingin rumah tangga ortu saya harmonis lg.
Saya mhn bantuannya pak, terima kasih banyak.
April 15, 2008 at 6:10 pm
Assalamualaikum,
saya mau bertanya buat bapa kepada teman saya. di mana sejak akhir2 ini dia di masukkan ke rumah sakit kerna mengeluarkan darah yang banyak dari hidung nya.Darah yang keluar itu amat banyak dalam hingga boleh memenuhi 1 botol .Pihak dokter mengatakan bahawa beliau tidak mempunyai apa2 penyakit.
Adakah ini seperti terkena guna -guna dari seseorang?
Saya harap agar bapak dapat memberi pendapat tentang ini secepat mungkin.ami masih bingung memikirkan punca penyakit yang di alami oleh bapa kepada teman saya ini.
Terima kasih.
Juli 6, 2008 at 10:18 pm
Utk saudara2ku yg sdg bermasalah smg dpt “pulih” berkat pertolongan ALLAH SWT,melalui Bp.Suryadhie & lain2.
Cuma sy yg kebetulan “anggota keluarga dekat” sdh berkali2 mengalami peristiwa “magis macam disantet dll” hingga belasan tahun,dgn berbagai peristiwa yg tdk perlu disebutkan satu persatu krn sdh bosan merasakannya,namun Alhamdulillah berkat ALLAH SWT melalui hambanya dpt juga “pulih” tanpa ruqiah yg umum krn mmg blm ada kesempatan,ingin berbagi tips yg km dapatkan dari “wali ALLAH” yg insya ALLAH dpt berguna:
1.Harus ikhlas terima kenyataan pahit tersebut tanpa ada tanya2 kepada ALLAH,kenapa begini…kenapa begitu atau kenapa saya harus mengalami hal ini (pertanyaan tipikal org yg kurang ikhlas terima takdir dr ALLAH SWT).
2.Yakin ALLAH pasti bantu kita yg dizholimi,cepat/lambat sesuai janji-NYA.
3.Selalu berwudhu krn dpt menjadi tameng & nur utk kita dari ALLAH.
4.Sering2 baca Surah Al-Anbiyaa ayat88 dan ayat “Hasbunallaah wa ni’mal wakiil…” maaf sy lupa surah ayat ke berapa yg ini,krn sy hafal bacaannya bukan surahnya.
5.Selalu berbuat baik kepada yg menzholimi,walau tau dia kirim santet dll krn “api hanya bisa dipadamkan dengan air”.
Alhamdulillah setelah mengerjakan hal tersebut dgn bimbingan ALLAH perlahan2 namun pasti kini keadaan berubah total,keadaan keluarga saya bertambah baik,sementara yg menzholimi bertambah buruk,sedangkan kami tiada pernah mendo’akan yg jelek bg mrk yg jahat & segala santet/pelet tidak lagi ngefek & kalaupun ada lagi hal itu tdk membuat sakit,hanya ditanggapi angin lalu saja & tdk memberikan mudharat bg kami baik fisik maupun bathin.
Juli 25, 2008 at 1:16 am
ass.para sahabat dan saudaraku sesama muslim alhamdullilah saya bisa masuk pada blog ini karna saya sangat cemas dan bingung ketika merasakan jasmani dan rohani saya yang kurang sehat wal’afiat sering kali saya tidak bisa tidur sehingga seminggu sekali saya keluar masuk RS untuk membeli resep dokter yaitu obat tidur,kedua sayasering sekali marah2 yang tak telas asal usulnya apa sehingga orang2 yang skarang dekat dengan saya males dan takut ketika saya sedang marah2,ke 3 saya sering berprasangka buruk terhadap semua orang dan membuat saya tersiksa,ke 4 saya akhir2 ini badan saya sering lemes,menggigil ga karoan ,badan sering cape walau ga beraktifitas mknya saya sering di reflexi untuk menyegarkan badan saya,kira2 saya mempunyai sakit apa P.ustad ? klo saya mau rukyah lbh baik di ruqyah di ulama atau ustad mana yang bagus agar saya sembuh total.trimakasih atas petunjuk nya?
September 2, 2008 at 12:52 pm
Assalamualaikum,
Mohon petunjuk apa yang harus saya lakukan karena setiap mendengarkan surah Al Baqoroh punggung dan perut saya berasa panas kebakar. Begitu juga kalau sedang dzikir hampir selalu muntah. Saya sudah berobat ke beberapa orang tetapi sampai sekarang serasa jin nya keluar masuk tubuh saya.
Terima kasih, Wasallam.
September 8, 2008 at 11:03 am
Saudara Lion BS:
~~ Zikir dan Wirid adalah salah satu cara agar kita selalu dekat dengan Allah SWT kapan dan di mana saja kita berada.
Akhi Abu Muhammad
~~ Syukron atas linknya, insya Allah kami akan berkunjung….
Ukhti Tyas
~~ Coba liat KOMENTAR No.8, semoga bisa membantu.
Saudara IRFAH
~~ Coba tanyakan kepada temannya dan kedua orang tuanya, apakah dia tidak mempunyai nadzar, dan kalo memang punya silakan diadakan, selebihnya lihat KOMENTAR No.8
Saudara Emoss
~~ Terima kasih atas masukkannya, semoga penungjung blog ini dapat juga melihatnya dan memanfaatkannya dengan baik. Amiin
Sauradaku Bebi
~~ coba lakukan ini setelah shalat fardhu: Baca Al-Fatihah, AlIkhlas,AlFalaq, AnNas, Ayat Kursyii, masing-masing 9x (Sembilan kali) kemudian, bertasbih SUBHANALLAHI WALHAMDULILLAHI WALAAILAAHAAILLALLAH WALLAHU AKBAR sebanyak 40x. Lakukan 3x sehari sehabis shalat fardhu (pilih saja). Semoga Sembuh.
Saudaraki Dani
~~ Coba liat KOMENTAR No.8 dan lalukan seperti yang diberikan oleh Saudara Bebi di atas.
Semoga lekas sembuh. Wassalam
Oktober 29, 2008 at 5:02 pm
Ass….Saya mendengarkan ruqiyah sihir dari internet. kepala saya (agak)panas, apa memang gitu pengaruhnya atau saya kena gangguan, trus kalo kita dengerin bacaan ruqiah bagusnya posisi kita ngapain (sambil khusyuk atau posisi tangan kayak berdoa, atau gimana? bener-bener nggak ngerti) syukron Wass
Oktober 30, 2008 at 3:39 am
Assalamu’alaikum,
Wah, serem sekali ceritera2 diatas. Memang firman-firman Allah dan ajaran do’a dari Rasulallah saw. itu bisa menyembuhkan macam-macam penyakit dan bisa mengeluarkan ruh2 halus yang jahat. Tetapi hal ini tidak semudah anda bayangkan, karena tidak setiap orang bisa melaksanakan ruqyah tsb.
Begitu juga jin itu ada yang muslim dan ada yang kafir.Jadi tidak semuanya kafir. Orang bisa diganggu baik oleh jin Muslim maupun setan (jin kafir).
Allah swt. berfirman: “Sesungguhnya Aku (Allah) menciptakan jin dan manusia hanya untuk beribadah (kepadaNya)” Disini Allah swt. memerintahkan baik kepada jin atau manusia untuk beribadah kepada-Nya. Dan masih banyak lagi ayat-ayat mengenai jin.
Jin yang kafir itu namanya Syetan sedangkan jin yang Islam tidak dinamakan syetan. Di Mekkah ada masjid namanya masjid Jin. Ada yang bilang karena disitu banyak jin yang sholat.
Manusia dibolehkan minta tolong kepada manusia maupun kepada jin yang Islam. Yg penting kita harus berkeyakinan bahwa penolong utama adalah Allah swt. sedangkan manusia atau jin hanya sebagai perantara atau upaya saja. Tetapi yang perlu diingat bahwa kita tidak boleh minta tolong kepada orang utk mencelakakan orang lain (santet, guna-guna, voodoo dll)!!
Jangan lagi kita, Nabi Sulaiman a.s. saja waktu ingin mendatangkan singgasana Ratu Balqis, beliau minta tolong kepada ummatnya yang terdiri dari manusia, jin, dan binatang2. (baca surat An-Naml[27] dari ayat 20 sampai ayat 42.
Hanya saya sayangkan kalau membaca makalah2 diatas ada saudara kita yg gampang mensyirikkan suatu amalan, tanpa suatu dalil yg jelas tentang amalan tersebut!!
Syirik adalah urusan keyakinan dan kepercayaan dihati masing2. Bila kita percaya bahwa obat-obatan, dukun atau tabib itu bisa ,independent, mengobati orang tanpa adanya izin Allah swt., inilah yang dilarang oleh agama. Kita harus meyakini sebab utama yang menyembuhkan itu adalah Allah swt. sedangkan obat-obatan, manusia, jin dan lain sebagainya itu hanya sebagai upaya atau perantara saja.
Jadi saya sarankan kepada saudara2ku bila belum sanggup sendiri mengobati dirinya apalagi utk mengeluarkan ruh halus, pergilah kepada seorang muslim (kyai, ustadz dll) yg bisa mengobatinya. Itu bukan perbuatan syirik !!
Selama orang hanya ikhtiar/usaha untuk berobat dll kepada siapapun, tanpa adanya kepercayaan seperti diatas, maka ini dibolehkan oleh agama baik pengobatan itu secara alami maupun secara ghaib!! Mengenai keterangan lebih mendetail masalah ini saudara2ku bisa membuka website http://www.everyoneweb.com/tabarruk bab 2.
Juga saya sekarang heran, dahulu tetangga saya pernah disyirikkan oleh golongan Wahabi/Salafi dan pengikutnya (penulis artikel pengobatan Ruqyah diatas), karena tetangga saya ini pernah pergi ke kyai ,yang menjalankan dengan baik agamanya, utk minta air agar penyakitnya bisa sembuh. Dia didamprat habis-habisan sama golongan Wahabi/Salafi ini dengan kata-kata2 : Tidak boleh minta tolong sama orang, itu syirik, harus langsung minta tolong sama Allah!!
Tetapi anehnya pada tahun akhir-akhir ini malah golongan Wahabi/Salafi dan pengikutnya ini memasang reklame/spanduk mengenai pengobatan Ruqyah,baik dengan air atau lainnya. Apakah mereka ini dahulu belum menemukan hadits Rasulallah saw. mengenai Ruqyah, atau sudah menemukan tapi karena berlawanan dengan paham mereka lalu dikesampingkannya ??
Okey deh, nggak lama2 nanti bosan bacanya. Yg penting masalah pengobatan dari santet, kemasukan jin dll, silahkan saudara2ku pergi ke kyai atau orang muslim yg sanggup mengobatinya dan cari yg benar2 bisa dan tidak komersiel!! Maaf ya.
Oktober 30, 2008 at 10:21 am
Saudaraiku Rara:
~~ Berusahalah selalu dekat dengan Allah SWT baik pada saat kita shalat kemudian berdoa, maupun dalam keadaan kita dalam suatu aktifitas, perbanyaklah berdzikir dan membaca Al-Qur’an, insya Allah, Allah SWT menolong saudari dari gangguan apa saja baik dari manusia sendiri maupun dari makhluk lain.
Sadaraku Abdkadir:
~~ Terima kasih atas komentarnya dan tambahannya tentang artikel ini, yang jelasnya ada hamba-hamba Allah SWT yang telah diberi karamah untuk membantu sesama, terutama masalah sihir, santet, dan sebagainya. Memang semua kita harus meminta kepada Allah SWT, tetapi lewat seorang kyiai atau ustadz yang memang mengetahui dan telah diberi ilmu dari Allah SWT, tidak mengapalah kita minta tolong untuk masalah seperti dalam artikel di atas.
Wassalam
Oktober 30, 2008 at 8:31 pm
Mas Suryadi boleh tanya, mengapa kok di blog Soerjadi ini hampir semuanya post dari madzhab Salafy/Wahabi ya? Mengapa blok lainnya hanya dimasukkan sepenggal uraian saja tidak semua websitenya dimasukkan umpamanya (dalil sesat mensesatkan…) dari website http://www.everyoneweb.com/tabarruk, hanya bagian ini saja yg dimasukkan sedangkan seluruh websitenya tidak dimasukkan sehingga orang bisa pilih bacaannya. Begitu juga website majlis Rasulallah juga enggak ada. Pokoknya lebih banyak website Salafy (baca:Wahabi) yg dimasukkan???
Maaf ya mohon keterangannya.
Oktober 30, 2008 at 9:36 pm
Saudaraku Abdulkadir, saya tidak merasa kalau blog ini bermashab salafi, tetapi tulisan atau artikel yang ada kalau yang membacanya merasa bermashab dari mashab yang ada tidak menjadi masalah. Tulisan yang dalam blog ini adalah sebagai penyambung lidah saja, maka hampir semua tulisan diberi sumber. Masalah yang disebutkan di website yang disebutkan oleh saudaraku Abdulkadir, saya hanya mengambil itu saja dulu, karena masalah waktu saja. Insya Allah saya mencoba mengambil dari sumbernya untuk ditampilkan. Adapun tulisan dalam blog ini, adalah untuk dibaca dan dikomentari, jika sekiranya itu cocok dalam kehidupan kita di dunia ini.
Wassalam
November 1, 2008 at 8:22 pm
Terima kasih mas suryadhie, yang saya tanyakan bukan madzhab dari blog mas suryadhie tetapi dalam blog2 yg dicantumkan pada blog anda hampir semuanya bersumber pada salafy/wahabi, yg anti majlis dzikir, tawassul dll. Itu memang tidak apa2 hanya sayang sekali pada blog itu tidak ada dari golongan yg bukan salafy umpama yg telah saya kemukakan tadi, (website majlis Rasulallah,everyoneweb.com/tabarruk dll). Makalah yg ada dari golongan bukan Salafy ini hanya anda masukkan sebagai komentar saja tetapi tidak dimasukkan kepada blog anda. Dengan demikian blog mas Suryadhie bisa dianggap sebagai bukan blog netral !! Maaf lho itu hanya pemikiran saya saja dan kalau saya boleh memberi saran masukkanlah blog2 golongan yang bukan salafy, jadi blog anda bisa dikatakan sebagai blog netral.
Maaf ya,
November 2, 2008 at 9:55 am
Assalamu’alaikum.wr.wb
Saya bingung dengan penyakit yang ada pada ibu saya. Ibu saya sangat sering sekali mengolok olok orang yang ada di dekatnya, tetangga atau bahkan anaknya sendiri dengan kata-kata yang sangat kasar (Maaf : pelacur, babi, mati, tak bunuh, dll). Padahal kalau pas lagi tenang biasanya baik-baik saja. Yang aneh adalah, ibu saya selalu mengolok-olok orang yang ada di sekitar kami/tetangga. Dulu waktu kami masih tinggal dirumah yang lama, ibu selalu mengolok-ngolok tetangga sebelah, anggap saja namanya Mr.X . Tapi setelah pindah rumah yang baru, ibu saya sudah tidak pernah mengolok-olok Mr.X, bahkan sekarang Mr.X hampir tiap minggu sering kerumah saya. Dan hal ini bukan sekali saja karena kami beberapa kali berpindah rumah, dan selalu orang yang jadi olok-olokan adalah yang rumahnya dekat dengan kita, tapi kalau udah berjauhan udah baikan/normal.
Hal ini sudah berlangsung selama 22 tahun semenjak saya masih dalam kandungan sampai sekarang.
Kami sudah beberapa kali coba untuk mengobati, pernah kita datangkan kiyai kerumah untuk mengobati ibu saya, pas waktu itu ibu saya habis mandi dan tau ada kiyai ibu saya lari ketakutan tanpa mengenakan busana.
Pernah juga kita datangkan kiyai lagi kerumah tapi ibu saya waktu itu gak mau keluar dari kamar dan mengunci pintu rapat2.
Selain itu juga pernah kita kasih obat semacam air putih yang dapat dari seorang ustadz yang dicampurkan air minum dirumah, tapi ibu saya terasa dan waktu minum dia bilang kalau airnya ada yang mencampurnya dengan racun kemudian airnya dibuang semua.
Cara lain,dengan mencapur air putih dari seorang kiyai ke air mandi, tapi sama juga ibu saya terasa dan marah2 minta airnya dibuang semua.
Sempat juga ibu saya kami ikutkan ruqyah (waktu itu dengan dalih mengobati sakit wasir ibu saya)didaerah dekat rumah, tapi hasilnya waktu itu ibu saya baik-baik saja dan tidak ada gejala kesurupan. Dan setelah itu ibu saya sudah tidak mau lagi ikut ruqyah.
Yang bikin saya heran apa ibu saya apa ada yang mengikuti tapi pada saat2 tertentu saja. Tapi kok waktu saya ikutkan ruqyah tidak ada pengaruhnya ya?
Latar belakang ibu saya adalah waktu kecilnya orangnya sangat pendiam dan takut sama orang kalu tidak dikenal, waktu kecil ibu saya sering duduk sendirian di dekat sumur rumah mbah saya dan sering melamun. Waktu sudah menikah dengan ayah saya, ibu saya sering mendapatkan perlakuan kasar dari ayah saya dan ibu saya seprtinya mengalami tekanan batin. Sekrang kalau marah-marah sering juga mengungkit-ungkit masa lalu, meskipun ayah saya sekarang sudah berubah.
Saya ingin segera mngobati penyakit ibu saya, tapi saya masih bingung dimana saya bisa menemukan kiyai yang bisa membantu masalah ini. Semoga anda berkenan menjawab dan memberi solusi untuk masalah saya.
Wassalam.
November 2, 2008 at 8:41 pm
Saudaraku Abdulkadir:
~~ Syukron atas masukannya dan saya sudah mengerti apa yang saudaraku maksudkan. OK. Insya Allah saya mencari sumber-sumber yang saudaraku maksudkan, sekali lagi syukron.
Saudaraku Lukman:
~~ Mungkin ibu saudaraku Lukman dalam keadaan tertekan, sehingga menimbulkan kelakuan yang tidak biasa (mungkin tekanan batin sejak masih muda. Bisa saja saudaraku Lukman membawanya ke psikiater untuk melihat perkembangan kejiwaannya. Untuk saudaraku Lukman sendiri, coba lakukan hal seperti pada KOMENTAR NO.8 di atas, semoga bisa membantu. Insya Allah, Allah SWT Maha Menyembuhkan yang penting kita bersabar dan berusaha di jalan-Nya. Demikian saudaraku Lukman.
Wassalam
November 16, 2009 at 11:16 am
assalamualaikum wr wb,
kalo boleh iqbal mnta alamat pengobatan ruqiah ini,karena ibu sudah 10thn di guna” org..!!
setiap disuruh solat,kata’y ga boleh solat karena di larang sama alat sakti,dan sudah dijamin masuk surga “kata alat sakti”
dan sudah beberapa kali menjalani pengobatan k’org pintar,tp pada tdk sanggup dgn alasan ada 3dukun yg mengguna” diantara’y dari “baduy”,tp iqbal yakin bahwa ALLAH maha segala’y,tiada yg sanggup menandingi kekuatan dan kekuasaan’y..
November 23, 2009 at 4:05 pm
Assalamualaikum Wr.Wb..
Setelah saya membaca tulisan teman-teman yang berkonsultasi dengan Bapak, maka saya mencoba memberanikan diri untuk menceriterakan permasalahn yang hampir 1 tahun belakangan ini sangat mengganggu saya.
Awal Sept. 2008 saya dirawat di RS dengan diagnosa Dyspepsia. Usai dirawat saya merasakan kesehatan saya benar-benar drop, hingga memaksa saya untuk pergi mondar-mandir ke RS. Dada kanan terkadang nyeri, perut kembung disertai sakit kepala…putus asa saya rasanya. Hingga kemudian saya merasakan sakit di punggung kiri hingga menyebar sampai ke Dada kiri depan. Saya menduga saya mengalami gangguan jantung. Hingga saya memberanikan diri untuk “Thread Mill” dan menurut dokter Jantung saya sehat dan tidak ada masalah.
Tanpa sepengetahuan saya Ibu mertua saya rupanya berkonsultasi dengan seorang Ustad dan mengatakan bahwa saya terkena guna-guna yang berasal dari teman kantor saya sendiri. Saya awalnya kurang yakin, tetapi setelah berkonsultasi dengan Kakak…saya dibawa ke Bp.Haji….di Parung. Dan ternyata beliau mengatakan hal yang sama persis dengan yg dikatakan ibu mertua saya.
Saya pikir setelah ini persoalan selesai…ternyata tidak ! pertengahan Desember 2008 saya di dignosa usus buntu yg mengharuskan saya dioperasi..lucunya…saat di UGD saya sama sekali tidak merasakan sakit…Kaki ditekuk, perut di tekan pun saya tidak merasakan sakit yg katanya tindakan itu untuk memastikan apakah saya terkena usus buntu..USG pun tidak terlihat..benar-benar saya bingung …baru pada hasil rontgen dan pemeriksaan darah lah dokter memastikan dan saya harus segera dioperasi.
2 hari setelah operasi…tiba-tiba tubuh saya gemetar…sangat gemetar hingga saya rasakan sampai ke kepala. bayangkan Pak…2 hari 2 malam saya tidak bisa tidur..Dokter tidak jadi memperbolehkan saya pulang…
Saya sudah berobat kemana-mana…tapi rasa gemetar ini sampai saat ini masih saya rasakan..Medis maupun tradisional sudah saya coba…tapi hasilnya masih nihil..lewat forum ini saya mencoba meminta nasihat kepada Bapak..apakah benar saya harus memeriksaan keadaan mental saya kepada seorang psikiater..?
Apakah saya juga mengidap psikosomatis..? Apa yang harus saya lakukan Pak…? Saya kasihan thd Isteri dan 2 anak saya yg masih kecil-kecil yg juga harus ikut menderita karena saya Pak..!
Mohon pencerahan dari Bapak..sebelumnya saya mohon maaf…wassalam…
Desember 1, 2009 at 1:15 pm
Assalamualaikum Wr.Wb..
bapak yth. ada yg mau sy tanyakan, saya mempunyai seorang teman (wanita)sebut saja si A. teman saya itu mempunyai seorang suami sebut saja B. A bercerita bahwa B suaminya dicurigai selingkuh terbukti dgn sms2 yg dr hp B yg begitu mesra dgn selingkuhannya sebut saja si C.
sampai pada akhirnya A membongkar perselingkuhan itu dan B marah besar karena perselingkuhannya diketahui A,ternyata stelah diusut C itu msh mempunyai suami sebut saja D dan 1 anak tp sedang dlm proses perceraian. D itupun mengetahui bahwa C selingkuh dgn B..lantas si D mulai meneror B dengan nada2 mengancam ingin membunuhnya. merasa diteror B lalu lantas marah2 pada A dan bilang pada si A bahwa dia diancam dibunuh oleh D,anehnya lantas si B scara tiba2 bilang ke A kalau sebelum si A dibunuh lebih baik dia membunuh A (istrinya sendiri)…naudzubillah min dzaliq..
setelah diketahui selingkuh oleh A si B malah tidak kapok dan tetap meneruskan perselingkuhan tsb dan meminta cerai dari si A.
bapak yth saya minta nasehat dari bapak ttg hal tsb agar suami dari teman saya itu dpt kembali ke keluarganya kembali,,,karena menurut teman saya (A) suaminya (B) sudah diguna2/ dipelet dan itu berdasarkan informasi dari kyai/orang pintar..bgmana cara menghilangkan pelet tsb dan apa yg hrs dilakukan agar suaminya dpt kembali ke keluarganya sprti sedia kala..karena suaminya (B) sudah berbuat nekat dan ingin membunuh istrinya sndiri dan tak segan2 menganiaya istrinya.tks